Download Lagu K.O.I - Air Seni MP3
| Artis | K.O.I |
| Judul | Air Seni |
| Genre | Pop |
| Album | Air Seni - Single |
| Durasi | 04:54 |
| Bitrate | 320kbps HQ |
| Dilihat | 11 kali |
00:00
Streaming Preview
04:54
Lirik Lagu Air Seni
Susuk besi dimungkari
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Diseru besi kursani ada rahsia
Dunia kejam kau panggil siapa?
Pesta manusia hidup jadi gila
Semar bicara, bisa berbisa
Kau mendampingku sudah bersatu
Nak diluah mati ayah
Nak ditelan mati umma Sarung pekin golok cindai
Jaga-jaga ada landai
Ada ikut jadi keldai
Dah tersandung jadi bangkai
Maha besi geliga ular
Jasas dikunci mereka berkata
Golongan mereka yang bijaksana
Kau mahu hidup sini jadi hamba
Saki baki nyawa yang ada dibumi
Mati pun meladar kealaman kami
Mewah di atas dipasakkan hiraki
Tuntut pabila dibawah nanti
Susuk besi dimungkari
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Terbinasalah tubuh yang dulu sempurna
Pandangan keliru atau
Pandangan itu yang tertipu
Tertumpu dengan angka dibentang jitu
Bahkan sebalik angka perlu ditiru
Sudah disediakan oleh siapa
Yang baik atau sebalik punya agenda
Yang rakus takkan habis menepiskan ditapis
Menentangkan digilis ditunggang pula hadis
Malah di pudarkan pada dunia
Di kaburkan soalan jawab si buta
Maka tubuh terima cecair dusta
Walau hingga ada yang tergadai nyawa
Berpaling tadah berdedam suka
Asalkan bisa turut tunjuknya
Walaupun ada tergadai nyawa
Turut telunjuk yang di suruhnya
Media menjadi peranan mereka
Sedia di dalam genggaman siapa
Siapa di dalam genggaman mereka
Menurut telunjuk belitan si ular
Jap! Mari kita imbau
Kenangan di halau akibat merayau
Terasa di pantau macam seekor kerbau
Cuba duduk sebelah ada ke bau?
Kena ada sijil kalau tak kau dijail
Mata dah terkebil merontak di bebel
Pedih menyesali sedih kenang diri
Cam gerimis mengundang zaman ni
The thing goes skrak
"Kak bagi free nak tak?" (Ermm nak)
Tak perlu bayar datang acara keramaian
Berpasukan, sila tanda tangan
Bertuah boleh hidup lama
Macam saya memang istimewa
Saya bukan orang biasa
Separuh manusia, separuh kera
Kera apa, kerana, na apa, nasib
Sib apa, sib baiklah, la apa, lari
Susuk besi dimungkari
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Ikut dilapah dijajah sama agenda
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Diseru besi kursani ada rahsia
Dunia kejam kau panggil siapa?
Pesta manusia hidup jadi gila
Semar bicara, bisa berbisa
Kau mendampingku sudah bersatu
Nak diluah mati ayah
Nak ditelan mati umma Sarung pekin golok cindai
Jaga-jaga ada landai
Ada ikut jadi keldai
Dah tersandung jadi bangkai
Maha besi geliga ular
Jasas dikunci mereka berkata
Golongan mereka yang bijaksana
Kau mahu hidup sini jadi hamba
Saki baki nyawa yang ada dibumi
Mati pun meladar kealaman kami
Mewah di atas dipasakkan hiraki
Tuntut pabila dibawah nanti
Susuk besi dimungkari
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Terbinasalah tubuh yang dulu sempurna
Pandangan keliru atau
Pandangan itu yang tertipu
Tertumpu dengan angka dibentang jitu
Bahkan sebalik angka perlu ditiru
Sudah disediakan oleh siapa
Yang baik atau sebalik punya agenda
Yang rakus takkan habis menepiskan ditapis
Menentangkan digilis ditunggang pula hadis
Malah di pudarkan pada dunia
Di kaburkan soalan jawab si buta
Maka tubuh terima cecair dusta
Walau hingga ada yang tergadai nyawa
Berpaling tadah berdedam suka
Asalkan bisa turut tunjuknya
Walaupun ada tergadai nyawa
Turut telunjuk yang di suruhnya
Media menjadi peranan mereka
Sedia di dalam genggaman siapa
Siapa di dalam genggaman mereka
Menurut telunjuk belitan si ular
Jap! Mari kita imbau
Kenangan di halau akibat merayau
Terasa di pantau macam seekor kerbau
Cuba duduk sebelah ada ke bau?
Kena ada sijil kalau tak kau dijail
Mata dah terkebil merontak di bebel
Pedih menyesali sedih kenang diri
Cam gerimis mengundang zaman ni
The thing goes skrak
"Kak bagi free nak tak?" (Ermm nak)
Tak perlu bayar datang acara keramaian
Berpasukan, sila tanda tangan
Bertuah boleh hidup lama
Macam saya memang istimewa
Saya bukan orang biasa
Separuh manusia, separuh kera
Kera apa, kerana, na apa, nasib
Sib apa, sib baiklah, la apa, lari
Susuk besi dimungkari
Air seni menakluki
Hitam gelap jadi putih
Walau kotor tampak suci
Sang berbisa ular hitam
Kadang dua kembar siam
Ada cuma bayang-bayang
Hidup dalam lurah dendam
Ikut dilapah dijajah sama agenda
Informasi & Ulasan Lagu
Bagi Anda penikmat musik, ada kabar menarik karena lagu Air Seni yang dibawakan oleh K.O.I sudah bisa Anda dengarkan. Karya terbaru yang menjadi bagian dari album Air Seni - Single ini mendapat sambutan yang cukup hangat sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2025. Menariknya, tembang ini juga langsung viral di berbagai media sosial karena aransemen musiknya yang easy listening dan ramah di telinga.<br>Jika diresapi lebih dalam, lagu Air Seni ini menyuguhkan vibe yang sangat menyentuh hati. Karakter vokal K.O.I yang khas berhasil menyampaikan pesan lagu dengan sangat baik. Perpaduan antara ketukan instrumen yang apik serta lirik yang puitis membuat siapa saja yang mendengarkannya akan ketagihan untuk memutarnya berulang kali. Tak heran jika track andalan di album Air Seni - Single ini diprediksi menjadi salah satu karya terpopuler di tahun 2025.<br>Untuk Anda yang sudah tidak sabar ingin mendengarkannya, Anda bisa langsung mengunduh file MP3 versi HQ dengan full durasi 04:54 Menit lewat link langsung yang aman di bawah ini. Jangan lupa untuk menyimpan track milik K.O.I ini ke dalam galeri HP Anda sebagai playlist saat bersantai. Selamat mendengarkan!
Lagu Terkait
Tidak ada musik terkait.